KOTA TANGERANG.Turnbacknews.com – Polres Metro Tangerang Kota menggelar Konferensi Pers pengungkapan kasus Aksi tawuran kelompok remaja yang memakan 1 (satu) korban luka parah di Depan Simprug Poris, Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Kamis, (18/2/2021) lalu.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, saat pers konference, Kamis (25/2/2021)  bertempat di Mako Polres Metro Tangerang Kota, dihadapan para awak media Kapolres menjelaskan, korban merupakan salah satu kelompok yang tergabung dengan nama Bocah Gang Warung (BOGOWA).

” Korban diketahui bernama FI Als Embot bin Selamet (17) siswa salah satu sekolah SMK di Kota Tangerang, sedangkan tersangka berjumlah 3 orang dengan inisial, RNA, MS Als Aceh dan MB,” ucap Kapolres.

Lanjut Kapolres, sebelum melakukan aksi tawuran mereka saling janjian melalui Medsos di Instagram dengan kelompok pelaku yang bernama kelompok Al-Fitroh (AFTA) Tangerang. Untuk tawuran di TKP,” jelas Kapolres.

” Lalu mereka bertemu dan terjadilah tawuran, pelaku atas nama RNA menyiramkan air keras yang memang sudah dipersiapkan sebelum aksi tawuran berlangsung,” sebut Kapolres.

Kapolres juga menyebutkan, setelah Pelaku menyiramkan air keras ke arah muka korban dan punggung korban hingga terjatuh, saat itulah pelaku lainnya membacokan senjata tajam jenis celurit ke arah punggung korban. Saat korban ambruk dan tidak berdaya para pelaku langsung melarikan diri.

” Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang karena mengalami luka bakar serius pada wajah, tangan kanan serta kaki sebelah kanan,” ungkap Kapolres.

” Setelah menerima laporan adanya aksi tawuran dan korban luka, Pihak Kepolisian langsung ke TKP dan melakukan penyelidikan. Setelah melakukan penyelidikan Kepolisian berhasil menangkap para pelaku di daerah Rangkas Bitung, dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh Unit Jatantras Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota,” tuturnya.

Akibat dari perbuatanya tersebut para pelaku terancam pasal 170 KUHP ayat 2 huruf B dan atau pasal 80 UU. RI No. 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas UU. No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun, 5 tahun dan 3 tahun.(khoer_azis)

Humas Polres Metro Tangerang Kota

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here